Debut Berbuah Runner-up, Tim Tenis ATR/BPN Tembus Final Piala Gubernur DKI 2026

Debut Berbuah Runner-up, Tim Tenis ATR/BPN Tembus Final Piala Gubernur DKI 2026

Jakarta, Xposekalimantan.com – Tim tenis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menutup debutnya di Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 dengan capaian sebagai juara kedua kategori beregu ASN/BUMN/BUMD.

Tim ATR/BPN harus mengakui keunggulan Kementerian Pertahanan dalam partai final yang berlangsung di lapangan tenis Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (2/82026).

Perjalanan menuju final tidak berlangsung mudah. Tim ATR/BPN terlebih dahulu melewati babak perempat final dengan menghadapi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenipas).

Pada pertandingan pertama, pasangan Dwi Budi Martono dan Agung Turyani dari Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten menyumbangkan satu poin setelah menang 8-5. Poin kedua kemudian disumbangkan Irfan Triyanto Putra dari Kantor Pertanahan Kota Kendari dan Indri Wahyuning Tyas dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung dengan kemenangan 8-2.

Dua kemenangan itu membawa ATR/BPN ke semifinal untuk berhadapan dengan Mahkamah Agung. Tim ATR/BPN kembali tampil solid. Mereka mengamankan pertandingan pertama dengan skor 8-5 dan melanjutkannya dengan kemenangan 8-4 pada pertandingan kedua.

Tiket final pun berada di tangan tim ATR/BPN.

Di partai puncak, Kementerian Pertahanan menjadi lawan terakhir. ATR/BPN sempat tertinggal setelah kalah 3-8 pada pertandingan pertama. Mereka kemudian bangkit pada pertandingan kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 8-2.

Namun, pada pertandingan penentuan, ATR/BPN kembali kehilangan momentum. Kementerian Pertahanan menang 8-2 sehingga ATR/BPN harus puas berada di posisi kedua.

Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Kementerian ATR/BPN, Dwi Budi Martono, yang ikut bertanding, mengatakan hasil tersebut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Apalagi, posisi runner-up menjadi capaian yang belum pernah diraih tim sebelumnya.

“Alhamdulillah Tim ATR/BPN bisa meraih posisi runner-up. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan belum pernah kita capai sebelumnya,” kata Dwi.

Menurut dia, pencapaian tersebut semestinya menjadi alasan bagi kementerian untuk semakin serius membina tim olahraga, termasuk tenis. Ia berharap para pemain memperoleh lebih banyak kesempatan mengikuti pertandingan agar kemampuan dan kekompakan tim terus terasah.

“Prestasi tidak akan lahir hanya dari latihan tanpa adanya kesempatan untuk bertanding,” ujarnya.

Ketua Tim Tenis Kementerian ATR/BPN, Sutrisno, juga menilai capaian tersebut melampaui target yang sebelumnya dibayangkan. Menurut dia, keberhasilan mencapai final sekaligus meraih juara kedua menjadi tanda bahwa tim mulai menunjukkan perkembangan.

“Memang belum bisa meraih Juara I, tetapi alhamdulillah sudah berhasil menjadi Juara II. Hasil ini bahkan melebihi ekspektasi kami,” kata Sutrisno.

Ia menyebut hasil tersebut sebagai momentum kebangkitan bagi tim tenis ATR/BPN untuk meningkatkan prestasi pada turnamen berikutnya.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) DKI Jakarta, Hari Nugroho, turut mengapresiasi pencapaian ATR/BPN. Menurut dia, capaian tersebut cukup menarik karena merupakan keikutsertaan perdana tim ATR/BPN dalam turnamen tersebut.

“Baru pertama ikut, tahu-tahu langsung jadi Juara II. Keren Kementerian ATR/BPN,” kata Hari.

Turnamen Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 berlangsung pada 1-2 Agustus 2026. Kementerian Pertahanan keluar sebagai juara pertama, sementara Kementerian ATR/BPN menjadi runner-up.

Selain Dwi Budi Martono, tim ATR/BPN diperkuat Kepala Biro Hukum Ahmad Suhaemi, Asbuddin selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sinjai, Iwan Sunindyo dari Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten, Faizal Syarif dari Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas, Agung Turyani dari Kantor Pertanahan Kabupaten Klaten, serta Endro Setiawan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Sragen. (Red/foto:ist)

 

FOTO: Tim tenis Kementerian ATR/BPN usai meraih Juara II Beregu ASN/BUMN/BUMD pada Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.

You cannot copy content of this page