Santap Siang Bersama Warga, Satgas TMMD Bangun Kedekatan di Tengah Pembangunan Desa

Santap Siang Bersama Warga, Satgas TMMD Bangun Kedekatan di Tengah Pembangunan Desa

Marabahan, Xposekalimantan.com – Aktivitas pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala tidak hanya menghadirkan perubahan pada infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.

Momen kebersamaan itu terlihat saat sejumlah anggota Satgas TMMD beristirahat di sela kegiatan pembangunan di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (22/7/2026). Koordinator perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Peltu Hari Maladi, tampak berbaur bersama warga menikmati makan siang di lokasi kegiatan.

Tidak ada suasana formal dalam kebersamaan tersebut. Prajurit dan warga duduk bersama, berbincang santai, serta menikmati hidangan sederhana yang disiapkan di tengah kesibukan pengerjaan program TMMD.

Kehadiran kelapa muda sebagai pelengkap santapan siang membuat suasana semakin akrab. Gurauan ringan dan cerita warga menjadi pengisi waktu istirahat setelah sebelumnya mereka bergotong royong menyelesaikan pekerjaan pembangunan.

Menurut Peltu Hari Maladi, kebersamaan dengan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Interaksi yang terjalin setiap hari membuat hubungan antara TNI dan masyarakat semakin dekat.

“Melalui kebersamaan seperti makan bersama dan berbincang dengan warga, kami bisa lebih mengenal satu sama lain. Hal-hal sederhana seperti ini yang membuat hubungan TNI dan rakyat semakin kuat,” kata Hari.

Program TMMD, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Selama pelaksanaan TMMD Ke-129, Satgas Kodim 1005/Barito Kuala terus melibatkan warga dalam berbagai kegiatan pembangunan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tamban Bangun.

Bagi warga dan prajurit yang terlibat, kebersamaan selama TMMD menjadi pengalaman berharga. Sebab, pembangunan desa tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan yang terlihat, tetapi juga dari hubungan baik yang tumbuh selama proses pengerjaannya. (red/foto:ist)

You cannot copy content of this page