Pelaku Kabur ke Palangka Raya, Kapolresta Banjarmasin Pimpin Langsung Penangkapan Kasus Pembunuhan

Pelaku Kabur ke Palangka Raya, Kapolresta Banjarmasin Pimpin Langsung Penangkapan Kasus Pembunuhan

Palangka Raya, Xposekalimantan – Pelarian pelaku pembunuhan yang sempat kabur lintas provinsi akhirnya terhenti di Kota Palangka Raya. Tim gabungan kepolisian dari Polda Kalimantan Tengah dan Polda Kalimantan Selatan berhasil menangkap pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan di Banjarmasin.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di kawasan Jalan Masjid Jami, Gang Gusti Galuh, Banjarmasin Utara, pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Pelaku diketahui bernama Ahmad Rasyid (24), yang setelah kejadian langsung melarikan diri keluar daerah.

Korban, Abdillah (29), tewas akibat luka tusuk di bagian leher. Sementara satu rekan korban mengalami luka di tangan dalam insiden tersebut. Dugaan sementara, aksi kekerasan ini dipicu oleh kesalahpahaman antara pelaku dan korban.

Setelah melakukan penyelidikan intensif, aparat mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Palangka Raya. Operasi penangkapan pun segera disusun. Dipimpin langsung oleh Timbul Siregar selaku Plh Kapolresta Banjarmasin, tim gabungan bergerak cepat berkoordinasi dengan unit Macan Kalteng.

“Setelah kita berkoordinasi dengan tim Macan Kalteng, tim Macan Kalsel langsung meluncur ke Palangka Raya untuk mengamankan pelaku,” ujar Timbul.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Sabtu (4/4/2026) siang saat sedang tertidur di sebuah lokasi di Jalan G. Obos XVIII, Palangka Raya. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Keberhasilan ini disebut sebagai hasil sinergi solid antara tim Macan Kalteng dan Macan Kalsel yang saling membackup dalam operasi lintas wilayah.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta proses hukum yang berlaku.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya koordinasi antarwilayah dalam penegakan hukum, khususnya dalam menangani pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri lintas provinsi. (Red/foto:ist)

You cannot copy content of this page