Tim Psikologi Polda Kalteng Dampingi Petugas Karhutla, Bantu Redam Stres di Lapangan

Tim Psikologi Polda Kalteng Dampingi Petugas Karhutla, Bantu Redam Stres di Lapangan

Palangka Raya, Xposekalimantan.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) tak hanya fokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi mental para personel yang berjibaku memadamkan api juga menjadi perhatian.

Melalui Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM), Polda Kalteng mengerahkan tim psikologi ke sejumlah posko karhutla di Kota Palangka Raya. Pendampingan diberikan kepada personel gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (28/8/2026). Tim psikologi memberikan konseling, penguatan mental, hingga teknik relaksasi kepada para petugas.

Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Adewira Negara Siregar mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan. Menurutnya, penanganan karhutla harus memperhatikan kondisi petugas, baik secara fisik maupun psikologis.

“Tim psikologi dikerahkan ke sejumlah posko Karhutla di Kota Palangka Raya. Di lokasi, personel memberikan layanan konseling kepada anggota gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, relawan,” kata Adewira.

Dia menjelaskan tugas di tengah kondisi karhutla memiliki tekanan tersendiri. Para petugas harus bekerja di tengah paparan asap, kelelahan fisik, serta situasi api yang sewaktu-waktu dapat meluas.

Kondisi tersebut, lanjut Adewira, berpotensi memicu stres pada personel apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan mental yang baik.

“Untuk itu, kami dari Psikologi Biro SDM hadir memberikan pendampingan ini agar personel tetap prima saat bertugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menegaskan aspek keselamatan petugas menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla.

Menurutnya, personel yang berada di garis depan harus memiliki kesiapan fisik sekaligus mental agar mampu menjalankan tugas secara optimal.

“Para pejuang di garis depan harus kuat secara fisik dan sehat secara mental. Begitu juga masyarakat kita. Penanganan Karhutla harus menyeluruh, mulai dari pemadaman hingga pemulihan psikis,” kata Budi.

Dengan pendampingan tersebut, Polda Kalteng berharap kondisi psikologis para personel tetap terjaga sehingga mereka dapat menjalankan tugas pemadaman dan penanganan karhutla secara maksimal.

“Dengan adanya pendampingan psikologis ini, diharapkan personel dapat menjalankan tugas pemadaman dengan lebih optimal,” pungkasnya. (red/foto:ist)

You cannot copy content of this page