Kapolda Kalteng Terima Kunker Menhan dan Satgas PKH, Fokus Penertiban Kawasan Huta

Kapolda Kalteng Terima Kunker Menhan dan Satgas PKH, Fokus Penertiban Kawasan Huta

Palangka Raya, Xposekalimantan.com – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama rombongan Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi perhatian karena turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari unsur TNI-Polri hingga para menteri terkait sektor kehutanan, energi, dan lingkungan hidup. Kehadiran lintas kementerian dan lembaga ini dinilai sebagai langkah konkret pemerintah pusat dalam memperkuat pengawasan dan penataan kawasan hutan.

Turut hadir dalam penyambutan, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, jajaran Forkopimda, serta unsur TNI dari Kodam setempat. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap agenda strategis nasional tersebut.

Melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar penertiban kawasan hutan dapat berjalan efektif, sekaligus menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan dan pembangunan,” ujarnya.

Polda Kalteng, lanjutnya, siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan Satgas PKH, termasuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama proses peninjauan lapangan berlangsung.

Rombongan Menteri Pertahanan bersama tim dijadwalkan langsung bergerak menuju Kabupaten Murung Raya menggunakan helikopter untuk meninjau sejumlah titik yang menjadi sasaran penertiban kawasan hutan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan kepastian hukum dalam pengelolaan kawasan hutan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan potensi penerimaan negara dari sektor sumber daya alam. (red/foto:ist)

You cannot copy content of this page