Brimob Kalteng Gotong Royong Perbaiki Jembatan Menuju SDN Tanjung Putri, Akses Siswa Kini Lebih Aman
Pangkalan Bun, Xposekalimantan.com – Kepedulian terhadap fasilitas pendidikan kembali ditunjukkan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah. Pada Kamis (4/12/2025), personel Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor turun tangan memperbaiki jembatan rusak yang menjadi jalur utama menuju SDN Tanjung Putri, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan.
Jembatan yang berada di Jalan Dusun Pendualangan RT 02 itu sebelumnya dalam kondisi tidak layak dilintasi. Struktur kayunya mulai rapuh dan sering licin saat debit air meningkat. Kondisi tersebut membuat siswa serta tenaga pengajar kesulitan menuju sekolah, bahkan beberapa kali menimbulkan keterlambatan aktivitas belajar mengajar.
Menindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran Polri agar mendukung percepatan perbaikan infrastruktur sederhana yang menunjang aktivitas masyarakat, Brimob Kalteng langsung melakukan aksi nyata. Sejumlah personel diterjunkan membawa perlengkapan perbaikan dan bergotong-royong membenahi jembatan agar kembali aman digunakan.
Kehadiran aparat Brimob disambut hangat para guru dan warga sekitar. Mereka menilai perbaikan itu sangat membantu, mengingat jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan anak-anak dengan bangunan sekolah.
Dansatbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol Irwan Jaya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen Brimob untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosial.
“Ini adalah wujud pengabdian kami. Fasilitas pendidikan harus didukung dengan akses yang baik. Harapannya, jembatan yang sudah diperbaiki ini dapat memberi kenyamanan bagi siswa dan membuat proses belajar berjalan lebih lancar,” ungkapnya.
Dengan rampungnya perbaikan jembatan, kegiatan belajar di SDN Tanjung Putri dipastikan akan lebih aman dan tidak lagi terganggu oleh hambatan akses. Warga pun berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut demi mendukung kemajuan pendidikan di daerah pedesaan. (rd/foto:ist)
