Panen Jagung Hibrida Polsek Tewah Capai 850 Kilogram, Dukung Ketahanan Pangan Lokal
Kuala Kurun, Nusaborneo.com – Upaya Kepolisian Sektor (Polsek) Tewah dalam mendukung ketahanan pangan membuahkan hasil. Melalui pendampingan kepada warga binaan, Polsek Tewah sukses melaksanakan panen raya jagung hibrida dengan total produksi mencapai sekitar 850 kilogram.
Panen tersebut dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih satu hektare milik Gusdiko, warga Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, yang selama ini mendapat pembinaan langsung dari Bhabinkamtibmas Bripka Andri R.S. Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kapolsek Tewah Iptu Imam Maliki, S.Tr.K, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), para petani, serta personel Polsek Tewah.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa hasil panen berupa jagung tongkol tersebut merupakan bentuk nyata peran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Dari lahan binaan tersebut diperoleh sekitar 850 kilogram jagung tongkol. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas kamtibmas, tetapi juga hadir mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, kegiatan panen raya ini sejalan dengan implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan sektor jagung sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan pangan nasional.
Ia juga menekankan pentingnya peran bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi warga, mulai dari tahap penanaman hingga panen. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menginspirasi masyarakat lain agar memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi lahan pertanian bernilai ekonomi.
“Saya menginstruksikan seluruh bhabinkamtibmas untuk terus mendampingi para petani, sehingga produktivitas pertanian di wilayah masing-masing dapat terus meningkat,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Tewah Iptu Imam Maliki menyampaikan bahwa panen jagung hibrida ini diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pangan lokal serta memberikan dampak positif bagi perekonomian petani di Kelurahan Tewah.
“Kami akan terus menjalin sinergi dengan penyuluh pertanian dan kelompok tani agar kemandirian pangan di tingkat kecamatan dapat terwujud secara berkelanjutan,” pungkasnya. (red/foto:ist)
