Manfaatkan Libur Nataru, Warga Nikmati Layanan Cepat Pengambilan Sertipikat Tanah

Manfaatkan Libur Nataru, Warga Nikmati Layanan Cepat Pengambilan Sertipikat Tanah

Jakarta, Xposekalimantan.com – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyelesaikan urusan pertanahan. Di tengah banyaknya layanan publik yang tutup, pelayanan pertanahan yang tetap dibuka secara terbatas justru dimanfaatkan warga untuk mengurus hingga mengambil sertipikat tanah dengan proses yang relatif cepat.

Layanan tersebut dirasakan langsung oleh Budi, warga Daan Mogot, Jakarta Barat, yang mengurus peningkatan hak tanah dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM). Ia mengaku tidak menyangka proses yang dijalaninya berlangsung lebih singkat dari perkiraan.

“Saya kira akan memakan waktu lama, ternyata hanya empat hari sudah selesai. Notifikasinya juga langsung masuk lewat WhatsApp,” kata Budi saat ditemui di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Jumat (26/12/2025).

Budi mengetahui adanya pelayanan pertanahan selama libur Nataru melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Dalam aplikasi tersebut tercantum informasi bahwa kantor pertanahan tetap membuka layanan hingga pukul 12.00 waktu setempat. Berbekal informasi tersebut, ia memutuskan datang langsung untuk mengambil sertipikatnya.

“Pengumumannya jelas di aplikasi, jadi saya tidak ragu datang meskipun sedang libur,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan layanan pertanahan di hari libur sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang kesulitan meluangkan waktu pada hari kerja. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi Sentuh Tanahku dan notifikasi WhatsApp dinilai mampu meningkatkan transparansi dan kemudahan akses layanan.

Meski mengapresiasi kinerja petugas, Budi berharap ke depan jumlah loket pelayanan dapat ditambah. Pasalnya, jumlah pemohon yang datang selama libur Nataru cukup tinggi.

“Antusias masyarakat besar, tapi petugas di loket masih terbatas. Kalau ditambah, tentu pelayanan bisa lebih maksimal,” tuturnya.

Dengan pengalaman tersebut, Budi mengajak masyarakat untuk mengurus layanan pertanahan secara mandiri tanpa perantara. Ia menilai peningkatan kualitas layanan yang cepat dan transparan menjadi bukti nyata perbaikan pelayanan publik di bidang pertanahan, khususnya di wilayah Jakarta Barat. (Red/foto:ist)