Rutan Palangka Raya Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Gandeng RS Bhayangkara sebagai Mitra Rujukan
Palangka Raya, Xposekalimantan.com – Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan kembali diperkuat oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya terkait pelayanan kesehatan rujukan, Selasa (2/12/2025).
Penandatanganan yang berlangsung di Rutan Palangka Raya tersebut turut disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan penanganan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan berjalan lebih sistematis dan sesuai standar medis.
Karutan Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, dan Karumkit Bhayangkara Palangka Raya, AKBP Anton Sudarto, menjadi pihak yang menandatangani PKS tersebut. Kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan fasilitas rujukan bagi warga binaan yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.
“Kerja sama ini bukan sekadar mekanisme rujukan, tetapi bagian dari komitmen kami untuk memastikan setiap warga binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkeadilan,” ujar Wayan Arya. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang cepat dan akuntabel merupakan hak dasar setiap warga binaan yang wajib dipenuhi.
Rutan Palangka Raya memandang kerja sama dengan RS Bhayangkara sebagai upaya memperkuat koordinasi, mempercepat penanganan kasus kesehatan, serta menghadirkan layanan yang lebih efisien dengan dukungan tenaga kesehatan profesional. Dengan jaringan rujukan yang semakin solid, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan dapat meningkat secara signifikan.
Melalui PKS ini, Rutan Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada pemenuhan hak dasar, serta responsif terhadap kebutuhan warga binaan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan optimal. (red/foto:ist)
